Title: Love
like Labyrinth1
Author: Park
Mi Yeong
Length:
Series
Genre: Sad,
Romance, Friendship
Main Cast:
- Xi Ah Rae
- Kim Jong In EXO-K
- Oh Sehun EXO-K
Other Cast:
·
EXO member
Matahari menampakkan wajahnya.Sinarnya masuk melalui
celah-celah tirai-tirai berwarna putih pucat itu.Seorang namja berpawakan
tinggi berkulit agak gelap itu melihat pantulan dirinya,sempurna tanpa
cela.Lalu turun perlahan menuju lantai dasar.”Pagi,jonginnie.”sapa Jong Dae
kakak lelakinya “Pagi,Hyung.”kata Jong In sambil menepuk pundak kakanya itu
“Jadi,bagaimana kuliahmu?”tanya Jong In sambil meraih roti dari tangan kakaknya
”Baik.”kata Jong Dae
“Gumawo,Hyung.Kau
bisa jemput aku nanti.”kata Jong In sambil memukul kap mobil kakaknya itu
“yak!”teriak Jong Dae dari dalam mobil “itu,baru saja dipoles.”kata Jong
Dae.Lalu menyalakan mesin mobilnya dan mulai memebelah jalanan kota Seoul.
“Xi Ah
Rae!”pekik Jong In “Pagi!”sapanya hangat,lalu melingkarkan tangannya ke pundak
Ah Rae.Yeoja itu menepis tangan Jong In
“Arra Arra.”kata Jong In “Jika Oppaku tau ini habis kau sudah.”kata Ah Rae
mencibir,ia mempercepat langkahnya.
“Ketua
kelas.”Ah Rae menoleh ”pukul 10 nanti rapat.”kata Hwang Sik “mian,tapi Ah Rae
ada janji denganku.”kata laki-laki bersurai coklat gelap itu.Ah Rae menatap
indra penglihatan Jong In dengan tatapan
‘jangan harap’.Ah Rae dan Jong In memang sudah lama berteman.Tapi rasanya tak
satupun dari mereka saling menyukai diantaranya,baik Jong In ataupun Ah Rae.
Pelajaran
Matematika mungkin menjadi salah satu musuh bagi para siswa-siswi Junghwan
Senior High School.Ah Rae memutar jelaga coklat miliknya ke sudut kelas.Ia
menghela nafas mendapati bangku itu kosong lagi ‘Oh Se Hoon’ hoobae kesayangan
Oppanya itu,bolos pelajaran lagi.
“Ng,kenapa?Aku
tidak suka pelajaran laknat itu.”kata namja bersurai coklat madu itu sambil
mengutak-atik perangkat portable miliknya “Nanti kau tidak naik kelas.”kata Ah
Rae “Toh,sekolah ini milikku mau apa?Paling mereka akan menaikkanku kelas jika
aku memberikan sejumlah sumbangan.Makanan favorit mereka.”kata namja itu kali
ini menyodorkan ‘earphone’ ke Ah Rae.
Ah Rae
menghela nafas,lalu menutup ruang kosong disebelah namja itu.Dia Oh Se Hoon
teman lengket Oppa nya,pewaris utama perusahaan OJC(Oh Junghwan Company),anak
pertama dari dua saudara.”Kenapa kau sering bolos sih?”tanya Ah Rae “Karna
kau.”kata Sehun membuat kedua orbs Ah Rae menatapnya “Kau membuatku risih
sih.”kata Sehun.
Ah Rae mulai
tidak bisa mencerna kata-kata Sehun yang menurutnya aneh.”Kau mau kutraktir
bubble tea?”tawar Ah Rae,godaan klasik untuk membuat Sehun bertekuk lutut
kepadanya “Berapa lama?”tanya Sehun “Selama kau tak bolos pelajaran.Satu gelas
per hari.”kata Ah Rae mantap “Geurae.”kata Sehun sambil beranjak dari tempatnya.
Waktu terasa
lebih cepat dari biasanya,”Ah,pelajaran laknat berakhir.”teriak Sehun,lantas
menghampiri rekannya itu “Kkamjong,kau mau ikut aku latihan?”tanya Sehun
“Bukannya libur?”alis Jong In bertaut.Sehun menghela nafas.”Oppa!”suara sopran
khas terdengar dari ambang pintu.Sekelumit siswa-siswi yang belum pulang menoleh
ke arah datangnya suara tersebut.
Anak
perempuan berkuncir dua itu masuk,Ah Rae menegurnya.Mengatakan bahwa tidak ada
yang boleh masuk ke kelas “Eonni,kau siapa sih?”tanya anak itu “Yah!Kau
bagaimana kau bisa berkata seperti itu kepada sunbaemu.Eoh?”tanya Ah Rae
“Mwoya?Sehunni oppa,ada di sana?”tanya anak itu “Ani,eobso.Dia pulang ketika
pelajaran.”kata Ah Rae “Ige mwoya?”kata Anak itu memaksa masuk.”Andwe!”kata Ah
Rae sambil mendorong hobae kasarnya itu
“Ah
Rae-ssi,jangan bertengkar.Ayo kita pulang.”kata Kim Jong In sambil menyerahkan
tas Ah Rae,lalu menyeretnya dari medan pertempuran itu “Kkamjong aku
ikut!”teriak Sehun sambil mengekor dibelakang Jong In “Oppa!”teriak hobae itu
“Mian,aku tidak suka anak kecil cerewet sepertimu.”kata Sehun sambil tersenyum
lalu pergi “Ish,Oppa!”teriak hobae itu.
“TIIIN,TIIN!”mobil
sport warna hitam meluncur di depan gerbang SMA Junghwan “Ah Rae!”teriak
seorang namja sambil melambaikan tangannya,”Ah Rae,Nuguya?”tanya teman sekelas
Ah Rae,ia mengedarkan pandangannya keorang yang dimaksud
“Hyuuuuuuuunnngggg!”Sehun berlari menuju namja itu “Tsk.”decak Ah Rae
“Oh,kwiyeopta.Ganteng banget.”kata Teman Ah Rae “Nan namjachingu.”kata Ah Rae
sambil berjalan menuju mobilnya.
“Kenapa menjemputku?”tanya Ah Rae kesal “Wae?”tanya
Luhan “Sehun-ah,Kau mau ikut?”tanya Luhan “Keureom,kajja.”kata Sehun “Jong In sudah
pulang?”tanya Luhan “Eoh,baru saja.”kata Ah Rae “Oh,pantas Jong Dae tidak ikut
pergi makan siang.”kata Luhan.Ah Rae menatapnya tajam seakan mau melahapnya
hidup-hidup “Yah!Kau sudah makan?Sementara dongsaengmu ini belum.Ige
Mwoya?”kata Ah Rae menhentak-hentakkan kakinya ke tanah,kesal
Di dalam mobil
Ah Rae terus menerus mentautkan alisnya setumpuk pekerjaannya belum selesai
bagaimana tidak ia terusik oleh makhluk satu itu “Ah Rae-ahh.Kau pernah melihat
Lee seonsangnim marah?”tanya Sehun sambil merampas pekerjaan Ah Rae,Ah Rae
melotot”Yah!Kembalikan kertasku!”teriak Ah Rae.Luhan yang sedang menyetir hanya
tersenyum,melihat dua hobae kesayangannya itu bertengkar.
“Oppa!Lihatlah perlakuan hobae kesayanganmu
ini!”teriak Ah Rae
“Sehun-ah,hentikan kau jangan membuatku
memebencimu.”kata Luhan.Sehun hanya tersenyum lalu kembali ke
posisisnya.Sebenarnya ia menyukai Ah Rae ia selalu membolos ketika pelajaran
‘Matematika’karena ia tahu jika Ah Rae akan mencarinya,lalu akan membuat
semacam perjanjian.Itu menurut buku panduan yang dibelinya dari sunbae-nya
Eunhyuk.
“Kajja.”kata Luhan turun dari mobil “Kenapa
kesini?”tanya Ah Rae sambil menutup pintu mobil dilihatnya bangunan berwarna
putih gading itu “Kau belum makan kan?”tanya Luhan,Ah Rae dan Sehun mengangguk
“Tapi kenapa,restoran Italy?”tanya Sehun.
“Jjajangmyeon,di ujung jalan sekolah
cukup enak kan?”tanya Ah Rae,”Ah sudahlah kajja.”kata Luhan masuk.
“Kalau begini lebih baik aku makan ramyun saja.”kata
Sehun “Nado!”kata Ah Rae memincingkan matanya melihat pasangan yang duduk di
pojok lekat-lekat “Oppamu punya pacar kan?Kenapa kau tidak boleh?”tanya Sehun
“Molla.”kata Ah Rae “Mungkin dia ingin melihatmu,sendirian sampai tua,jujur
saja kau itu menakutkan sekali.”kata Sehun,Ah Rae tidak mengalihkan objek
pandangnya,Sehun hanya diam ia menyeruput bubble tea yang entah sejak kapan
menjadi menu minuman restoran Italy.
“Kau Mau?”tanya Sehun “Itu kan bekasmu.”kata Ah Rae
memandang jijik cup plastic regular itu.Ia mengalihkan pandangannya ke pastanya
yang sudah dingin,menunggu untuk disantap.Sementara piring di hadapannya hanya
tersisa saus tomat dan beberapa serpihan keju saja.Sebenarnya ia memebenci
masakan seperti ini Ia akan muntah jika memakan masakan ini,tapi Cacing di
perutnya berdemo agar diberi makan.
Ah Rae menyuapkan satu sendok pasta
itu dan “Uhuk!”Ah Rae tersedak,Sehun yang melihatnya langsung menyodorkan
bubble tea-nya.Tanpa pikir panjang Ah Rae meminumnya.Ia menghela nafas sesaat
“Chankan.Itu bubble tea mu kan?”tanya Ah Rae.Sehun mengangguk polos tanpa
dosa.”Yah!Tto Bapoya!Tto Micheoseo?”tanya Ah Rae mengelap mulutnya lalu meminum
Teh Apelnya.Sehun yang melihatnya Hanya diam.
Dalam mobil Ah Rae terus menunduk melihat
sepatunya,rasa risihnya bertambah karena ‘Yoona’ pacar kakaknya ikut dalam
mobil tersebut.Otomatis Luhan menyuruh Se Hun duduk di belakang disebelah Ah
Rae “BLING!” Handphone Ah Rae berbunyi,ada pesan masuk dari….
Dari:Oh Sehun
Untuk:’Ketua Kelas’
“Kau marah karena kita tadi ciuman secara tak langsung
kan?”
Ah Rae melihat Sehun ia menahan tawanya dengan cara
menutup mulutnya dengan punggung telapak tangan kanannya sambil memegang
handphone.
Dari:Xi Ah Rae
Untuk: Oh Segyun*(*segyun:bakteri/kotoran)
“Ani,”
Ah Rae melirik Sehun lagi
Dari:Oh Sehun
Untuk:’Ketua Kelas’
“Mian,nanti kuberikan secara langsung”
“YAH!”teriak Ah Rae “Wae?Kenapa?”tanya Sehun sambil
mengangkat satu alisnya membuat ia semakin konyol Ah Rae memukul lengan Sehun
“Yah!Appuda!”teriak Sehun.Sementara itu Luhan dan Yoona hanya tersenyum melihat
pemandangan bak drama korea itu.
“Gumawo,Hyung!”kata Sehun menutup pintu mobil lalu
melemparkan salam ‘kaki ayam’ kepada Luhan “Bye,My Honey” katanya ke Ah
Rae,Mendengarkan kata itu Ah Rae menirukan gerakan orang muntah.Sehun tersenyum
manis lalu masuk ke rumahnya.
***
“Jadi,kalian berciuman secara tidak langsung?”tanya
Jong In separuh berbisik,”Matta,neomu Agaepta!”teriak Ah Rae “Arra,Arra.Tapi
Luhan hyung tidak tahu itu?”tanya Jong In “Ani,kalau iya pasti dia
memarahiku.”kata Ah Rae mengedarkan pandangannya ke soal ‘Fisika’ “Kau tau
jawaban soal ini?”tanya Ah Rae,Jong In menatap kertas itu lekat-lekat alisnya
bertaut “Jadi bagaima…..”kata Ah Rae yang tiba-tiba bungkam,Kai melihat ke arah
Ah Rae kedua mata mereka terkunci,Kini jarak diantaranya hanya 5cm
“Ehem,ehem,eheeeeeeemmmmmm.”Luhan berdehem melihat pemandangan itu,Ah Rae dan
Jong In tersentak,Luhan menurunkan sudut bibirnya.
“Joah.”katanya lalu pergi menonton M-Countdown,Ah Rae
mengulum bibirnya,risih.Kecanggungan diantara mereka berdua tak berubah Ah Rae
meladeni soal-soal Fisika dalam diam.Begitu juga dengan Jong In.”Ah
Rae-ah!”Suara Luhan memecahkan kecanggungan diantara mereka berdua “Jong Innie
tidak kau buatkan minum?”tanya Luhan “Ah,benar kau mau minum apa?”tanya Ah Rae.
“Teh saja.”kata Jong In singkat,Ah Rae beranjak lalu
menuju dapur.Luhan mendekati Jong In “Kalau kau mau taklukkan bibir
Adikku,Taklukkankku dulu.”kata Luhan sambil menepuk pundak Jong In,Jong In
mengangguk.
***
“Gumawo,sudah mau belajar bersama.”kata Jong In
“Ne,charae.”kata Ah Rae.Jong In mengangguk.”Lain kali jika kau ingin belajar
ajak Sehun juga ya.”kata Ah Rae membuat Jong In tersentak.”Sehunnie?”gumamnya
“Anak itu sering sekali bolos pelajaran.Aku takut jika dia
ketinggalan,pelajaran itu saja.”kata Ah Rae.Angin bertiup menyentuh permukaan
kulit Ah Rae “Masuklah,diluar dingin.”kata Jong In lalu beranjak pergi,
***